Monday, December 3, 2012

Petitio Principii


Pada pemikiran awam, sering ketika mendengar istilah sesat pikir dipahami sesuatu yang mengerikan karena segera dijumbuhkan dengan kekacauan. Naun dalam pandangan logika, sesat pikir itu bisa terjadi karena dalam penarikan kesimpulan terdapat kaidah-kaidah logis yang dilanggar, hal itu kemudian akan membawa kepada suatu kesimpulan yang sesat.
Sesat piker (fallacy) dalam pandangan logika berarti sebuah kesalahan logika. Terdapat sesat piker yang yang akhir-akhir ini sedang menggejala di Indonesia, yaitu sesat pikir Tu Quoque yang arti gaulnya, “lu juga begitu”.

Hak Eigendum


            Manusia pada dasarnya tidak bisa hidup sendirian, ia harus hidup bermasyarakat saling membutuhkan dan saling mempengaruhi. Setiap manusia mempunyai kebutuhan, sehingga sering terjadi pertentangan kehendak. Untuk menjaga keperluan manusia agar tidak melanggar dan memperkosa hak-hak orang lain, maka timbullah hak dan kewajiban di antara sesama manusia. Hak milik merupakan salah satu dari pembagian hak dalam hukum kebendaan. Setiap manusia dapat memiliki atau menguasai dari pada benda-benda untuk kepentingannya. Oleh karena itu diperlukan peraturan-peraturan hukum yang mengatur hubungan manusia dengan benda-benda tersebut. Hubungan hukum dengan orang menimbulkan hak kebendaan (zakelijkreht), yaitu hak yang memberikan kekuasaan langsung kepada seseorang yang berhak menguasai sesuatu benda dalam tangan siapapun juga benda itu berada. Hubungan ini menimbulkan hak kebendaan yang bersifat mutlak (absolut) sehingga hak yang berlaku dan harus dihormati oleh setiap orang.

Sunday, December 2, 2012

keluargaku super

pesan kesan, apa saja yang selalu disampaikan adik dari ibuku, Imam Bukhori itu selalu buat aku merasa "memiliki KELUARGA BESAR paling SUPER di dunia" gak peduli, entah kamu berasal dari keturunan apa saja! yang paling penting memang "menjadi orang baik-baik". :) dan bukan sembarangan orang bisa terdaftar menjadi keluargaku, ;)

Teori Belajar Kognitifistik


Teori-teori belajar bermunculan seiring dengan perkembangan teori psikologi. Salah satu diantara teori belajar yang terkenal adalah teori belajar behavioristik dengan tokohnya B.F. Skinner, Thorndike, Watson dan lain-lain. Dikatakan bahwa, teori-teori belajar hasil eksperimen mereka secara prinsipal bersifat behavioristik dalam arti lebih menekankan timbulnya perilaku jasmaniah yang nyata dan dapat diukur.
Namun seiring dengan kemajuan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan, teori tersebut mempunyai beberapa kelemahan, yang menuntut adanya pemikiran teori belajar yang baru. Dikatakan bahwa, teori-teori behavioristik itu bersifat otomatis-mekanis dalam menghubungkan stimulus dan respon, sehingga terkesan seperti  kinerja mesin atau robot, padahal setiap manusia memiliki kemampuan mengarahkan diri (self-direction) dan pengendalian diri (self control) yang bersifat kognitif, dan karenanya ia bisa menolak respon jika ia tidak menghendaki, misalnya karena lelah atau berlawanan dengan kata hati, dan proses belajar manusia yang dianalogikan dengan perilaku hewan itu sangat sulit diterima, mengingat mencoloknya perbedaan karakter fisik dan psikis antara manusia dan hewan. Hal ini dapat diidentifikasi sebagai kelemahan dari teori belajar behavioristik.

Teori Self


Dalam menjalani kegiatan sehari-hari, kita jarang sekali berpikir tentang betapa eksistensi keseharian kita tergantung pada banyak gagasan hebat dari orang lain. Apa yang kita anggap sebagai kebutuhan dalam kehidupan modern dimulai dari gagasan seseorang, keingintahuan individu, dan munculnya pertanyaan tentang bagaimana kita bekerja dan bagaimana kita menjadi lebih baik.

Thursday, November 29, 2012

Misi Diknas


Ikut berpendapat diskusi halaqoh tadi pagi, suatu masalah kebenaran judul menggunakan “diknas” atau “kemendikbud”. masalah judul, sebaiknya kita ikuti dari abah yaitu “misi diknas” (setuju dengan mas faizin). Misi kemendiknas dan diknas memang berbeda kerjanya tapi garis besar sama tujuannya. Yaitu menyusun strategi untuk mewujudkan visi (tujuan) dari diknas itu sendiri (umumnya). Kalo persepsi saya, kemendikbud adalah subyeknya atau petaninya. Sedang diknas sendiri itu obyeknya atau sawahnya. Atau kemendiknas sebagai presiden, dan diknas itu negaranya. Untuk ini, sepertinya tidak ada pergantian kata dari diknas menjadi kemendikbud.

Wednesday, October 3, 2012

Tidurnya Orang Alim dan Ibadahnya Orang Bodoh


Tentang hadist “tidurnya orang alim lebih baik dari pada ibadahnya orang bodoh” menjadi diskusi para santri LTPLM ketika muroja’ah 3 juli 2012 lalu. Penanya bertanya mengenai adanya hadist tersebut dengan memberi kritisan bagaimanakah bila orang yang alim tadi sama sekali tidak mengerjakan ibadah. Apakah tidurnya masih bisa dibilang lebih baik dari ibadahnya orang yang bodoh?

Wednesday, June 13, 2012

Paradoks Kembar

 Di atas keadaan ruang dan waktu yang memberi sebuah kenyataan, sebenarnya tersimpuh pemikiran yang radikal, sama seperti postulat Einstein tentang Teori Relativitas Khusus dalam fisika modern. Teori relativitas khusus ini telah mendapat reputasi yang tidak sepatutnya sebagai teori yang sangat aneh dan rumit, sehingga hanya sedikit orang yang dapat memahaminya, padahal tidaklah demikian. Teori ini memberi ramalan-ramalan yang tampak bertentangan dengan ‘akal sehat’ kita. Meskipun demikian, teori relativitas khusus telah diuji kebenarannya secara teliti dan seksama lewat berbagai percobaan dan didapati bahwa semua ramalannya benar.[1] Sehingga efek-efek yang tak terduga dan mempesonakan itu terungkap.
Paradoks Kembar merupakan satu dari sekian banyak akibat teori relativitas khusus yang menantang tetapi juga mengesalkan.

Problematika Silaturrahim di Era Teknologi Komunikasi, (Analisis Pengginaan Via Elektronik Sebagai Pengganti Silaturrahim)

            Allah tidak menghendaki menciptakan makhluk tunggal. Ada perbedaan dalam penciptaan-Nya agar terjalin silaturrahim dan saling kenal-mengenal. Allah menciptakan perbedaan dan perselisihan, juga menyediakan ishlah atau rekonsiliasi bagi umat manusia agar dalam perbedaan itu masih tetap terselenggara hidup damai dan tentram. Media yang dimaksud untuk menangani tujuan rekonsiliasi adalah silaturrahim.           
Gejala universal terhadap perkembangan dan fungsi manusia sebagai makhluk sosial yang hidup dalam kelompok manusia, di mana individu-individu mempunyai status atau peran tertentu dalam unit sosial yang menunjukkan adanya hubungan sosial dan jalinan relasi yang timbal balik. Interaksi sosial daripada manusia dalam totalitasnya didorong oleh faktor misalnya saling berlindung, saling membutuhkan.[1] Dari saling membutuhkan, timbul ketertarikan, dan akhirnya membentuk suatu keluarga.

Tuesday, May 15, 2012

Agama Baha'i di Indonesia


Entah mengapa, di Indonesia banyak berkembang aliran dan paham yang sesat lagi menyesatkan. Mungkin karena faktor historis yang pernah lekat dengan dunia perklenikan, atau karena pernah dijajah Belanda sekian abad lamanya sehingga meninggalkan jejak kebodohan yang tak kunjung hilang, atau mungkin karena faktor lain yang belum terdeteksi. Yang jelas, hal tersebut membuat rakyat Indonesia banyak yang tidak mau menggunakan akal sehatnya dalam menghadapi berbagai masalah dan lebih suka jalan pintas.
Dengan kondisi masyarakat seperti ini, tumbuh suburlah berbagai paham dan aliran sesat, dari yang berskala lokal hingga internasional. Dan satu hal yang hampir pasti, kebanyakan dari mereka atau bahkan semuanya memakai label yang berbau keislaman.

Thursday, May 10, 2012

Asumsi Reformasi Pendidikan Hanya Sebatas Retorika yang Menjadi Beban Stres Negatif Siswa



Asumsi Reformasi Pendidikan Hanya Sebatas Retorika
 yang Menjadi Beban Stres Negatif Siswa

            Dunia Pendidikan merupakan agenda penting bagi pembangunan Indonesia. Dalam rangka untuk mendorong taraf kemajuan bidang pendidikan, pemerintah dalam upaya mewujudkan pendidikan melalui sistem pendidikan yang dibangunnya masa kini selalu gembar-gembor tentang kurikulum baru, sehingga sering terjadi reformasi pendidikan. Pada dasarnya reformasi pendidikan bertujuan agar pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Namun tidak sedikit sistem pendidikan tersebut dijadikan asumsi yang memberatkan siswa bahkan menjadi beban bagi mereka. Kesalahan anggapan ini terjadi karena sistem yang dipakai sekarang lebih mengutamakan output bukan proses, yang menimbulkan berbagai tuntutan sekolah pada anak didik. Adanya tuntutan sekolah ini, di satu sisi merupakan aktivitas sekolah yang sangat bermanfaat bagi perkembangan dan kemajuan siswa, namun di sisi lain tidak jarang tuntutan tersebut menimbulkan stres negatif bagi siswa.

Monday, May 7, 2012

Membawa Pergi

-->
Membawa Pergi

Hari itu aku berangkat sedikit kesiangan , hampir aku tersangkut pada gerbang sekolah . Itu memang kerap menjadi kebiasaanku .
Sampai di sepanjang perjalanan menuju kelas , dari kejauhan aku melihat punggung Agha . Ku tersenyum malu , menutup mataku sebentar ,merasakan indahnya irama jantung dan hatiku terkejut syahdu menyambutnya .
Hingga saat diamenoleh melihatkuu ,
" Ayu" ... dia menyapaku dengan tersenyum..
skenarioyang indah .. :)