Tentang hadist “tidurnya orang alim lebih baik dari pada ibadahnya
orang bodoh” menjadi diskusi para santri LTPLM ketika muroja’ah 3 juli 2012
lalu. Penanya bertanya mengenai adanya hadist tersebut dengan memberi kritisan
bagaimanakah bila orang yang alim tadi sama sekali tidak mengerjakan ibadah.
Apakah tidurnya masih bisa dibilang lebih baik dari ibadahnya orang yang bodoh?